Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pembobolan ATM
Bobol ATM, Polisi Tangkap WN Malaysia
Wednesday 03 Aug 2011 00:42:31
 

Istimewa
 
DENPASAR-Kepolisian Polsek Kuta berhasil meringkus seorang warga Malaysia Lee Y.S (23) yang berusaha membobol ATM Bank Mandiri di depan Hotel Puri Naga di Jalan Arjuna Legian, Kuta, pada Rabu (27/7) lalu.

Tersangka Lee ditangkap pada 27 Juli lalu sekitar pukul 22.00 WITA. Setelah buser Polsek Kuta menerima informasi dari seorang supir bahwa di ATM Bank Mandiri ada tiga orang yang mencurigakan. Namun saat polisi ke lokasi, hanya dua yang yang berhasil diamankan, sementara seorang pelaku lain kabur.

“Salah satunya adalah Lee dan pacarnya Wan Y. Dari hasil pemeriksaan, Wan Y tidak bersalah dan dijadikan saksi. Sedangkan pelaku yang kabur (Y) masih kita kejar,” ungkap Kapolsek Kuta AKP Gde Ganefo, Selasa (2/8).

Dalam penggeledahan tersebut, di saku celana tersangka, petugas menemukan lem Alteco, penggaris kecil, sebuah ATM kosong warna putih dan Skimmer. Setelah dikeler ke tempat tinggalnya di Subak Hotel di Jalan Double Six, Seminyak Kuta, petugas menemukan spycam kotak bergambar di tempat sampah dan juga berisikan sobekan stroke penarikan uang nasabah.

Menurut Kapolsek, tersangka diduga akan membobol ATM Bank Mandiri dengan cara memasukkan piranti lunak kedalam mesin ATM.

Antara lain, alat Skimmer yang berfungsi untuk membaca data – data dari kartu nasabah. Alat Spycam (kamera) dipasang di atas plafon mesin ATM yang berfungsi merekam nomor pin nasabah. Memory card berfungsi untuk menyimpan data rekaman dari spycam.

Kartu ATM kosong warna putih berguna untuk mengisi data – data kartu ATM nasabah yang sudah terekam. Nantinya, kartu tersebut akan dipergunakan untuk membobol uang nasabah. Sedangkan lem Alteco dipakai untuk merekat masuknya kartu pada mesin ATM. “Piranti lunak ini dipergunakan oleh tersangka untuk membobol ATM para nasabah. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Bank dan saksi ahli terkait hal ini,” jelasnya.

Mantan Kasat Intelkam Polres Gianyar ini menduga, tersangka Lee adalah sindikat Hacker yang mencoba beraksi di Bali. Meski demikian, kata Kapolsek, sampai saat ini belum ada korban yang merasa dirugikan terkait hal itu. “Yang jelas ini sudah merugikan masyarakat apalagi para nasabah Bank,” tegasnya.(bbc/gre)



 

 
   Berita Terkait > Pembobolan ATM
 
  Tim Siber Bareskrim Polri Menangkap 3 Pelaku Pembobol Kartu ATM Mencapai Rp 2,5 Miliar
  Polres Metro Jakarta Barat Menangkap Otak Pelaku Ganjal ATM
  Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kembali Meringkus Pelaku Skimming ATM Asal Bulgaria
  Satu Lagi Pelaku Kejahatan Skimming WN Bulgaria di Tangkap Polisi
  Subdit 3 Resmob Polda Metro Jaya Menangkap 5 Pelaku Kejahatan Skimming ATM
 
ads

  Berita Utama
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto

Ninoy Kena Pukulan Amuk Massa, Ketum PA 212 Minta Ustadz Bernard dan Aktivis Al Falah Dibebaskan

Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional

Jokowi Tetap Dilantik

 

  Berita Terkini
 
Tolak UU KPK, PB HMI: Utamakan Aksi Damai Secara Akademis

Anggota DPD RI Sylviana Murni Dukung Anies Terus Tambah Jalur Sepeda

Nasdem Harus Menjadi Leader Perubahan dan Membangun Budaya Politik Lebih Baik

Soal Perlu Tidak Perppu KPK, ETOS Indonesia Institute Ingatkan Presiden Jangan Bimbang

PKS Siap Berperan Sebagai Checks and Balances Sendirian

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2