Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Bea Cukai dan Bareskrim Polri Bongkar Paket Tabung Besi Filter Oli Berisi 12 Kg Sabu
2020-10-13 01:52:03
 

Dittipid Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai saat membeberkan barbuk 12 kg sabu.(Foto: Istimewa)
 
BANTEN, Berita HUKUM - Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan bekerja sama dengan Bareskrim Polri, kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 12 kilogram. Sabu tersebut dibagi ke dalam 12 bungkusan plastik, yang disembunyikan di dalam dua tabung besi filter oli, dan dikemas dalam paket kardus barang kiriman.

Didatangkan dari Lagos, Nigeria pada tanggal 28 September 2020, paket barang kiriman tersebut tiba di salah satu gudang Perusahaan Jasa Titipan (PJT) Terminal Kargo Bandara Internasional Seokarno-Hatta. Dengan sigap tim gabungan Bea Cukai dan Polri terus melakukan observasi, hingga akhirnya pada tanggal 5 Oktober 2020, tim berhasil mengamankan dua orang yang berperan sebagai pengambil barang.

“Setelah dilakukan pemeriksan terhadap paket barang kiriman yang diambil, ditemukan dua buah tabung besi filter oli, yang masing-masing di dalamnya terdapat 6 bungkus plastik berisi serbuk kristal,” ungkap Nugroho Wahyu Widodo selaku Tenaga Pengkaji Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai.

“Setelah dilakukan uji laboratorium, hasilnya menunjukkan serbuk kristal tersebut adalah narkotika jenis sabu," terangnya.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Soekarno-Hatta M. Budi Iswantoro menjelaskan kronologi kasusnya, bahwa pada saat pengawalan barang kiriman tersebut, kedua pelaku sempat berusaha untuk melepaskan diri dan kabur. Namun petugas Bea Cukai dan tim Bareskrim Polri tetap siaga dan bertindak tegas sehingga berhasil meringkus kedua pelaku berserta barang bukti sebanyak 12 Kilogram sabu.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Pol Krisno H Siregar.(hum/bh/amp)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Bea Cukai dan Bareskrim Polri Bongkar Paket Tabung Besi Filter Oli Berisi 12 Kg Sabu
  Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran Beberkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Periode Agustus-September 2020
  BNN Tangkap Oknum Anggota DPRD Palembang, Sita 5 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
  Polsek Kebon Jeruk Sita 1,3 Kg Sabu Senilai Rp 2 Miliar Hasil Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas
  Reza Artamevia Kembali Terlibat Narkoba, Polisi: Barang Bukti Sabu 0,78 Gram
 
ads1

  Berita Utama
Anggota Baleg FPKS Ingatkan Pemerintah Jangan Ubah Substansi UU Cipta Kerja

Demo Ciptaker, BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Indef: Pembangunan Infrastruktur Salah Perencanaan dan Wariskan Utang Rp 20,5 Juta Per Penduduk RI

Sudah Siapkan Koper, Akankah Din Syamsuddin Ditangkap?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Diberi Raport Merah, Jokowi Mesti Evaluasi

Penasehat Hukum Minta Djoko Tjandra Dibebaskan Demi Hukum, karena Surat Dakwaan JPU 'Error in Persona'

Mardani Kasih Rapot Merah Terhadap Satu Tahun Jokowi-Amin

Pimpinan MPR ke TNI: Waspadai Ancaman terhadap Ideologi Bangsa

Setahun Pemerintahan Jokowi, Legislator Nilai Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2