Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Everton Cetak Laba Rp 546,8 Miliar
INGGRIS, Berita HUKUM - Everton menyatakan telah mencetak laba sebesar 28,2 juta atau Rp546,8 milia

Ahok Datangi KPK, Lapor PD Dharma Jaya Mengenai Daging Sapi
JAKARTA, Berita HUKUM - Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab dipanggil Ahok

Kemhan RI akan Gelar Pameran Indo Defence 2014 Expo
JAKARTA, Berita HUKUM - Rencananya pada tanggal 5 - 8 November 2014 mendatang Kementerian Pertahanan

Tata Kelola Hutan dan Lahan Gambut yang Lebih Baik
JAKARTA, Berita HUKUM - Provinsi Riau adalah provinsi ke-7 yang menandatangani nota kesepahaman deng

700 Peserta Akan Gelar Produk Pertahanan Negara
JAKARTA, Berita HUKUM - Pameran industri pertahanan berskala Internasional akan digelar melalui Indo

Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak
JAKARTA, Berita HUKUM - Di Rumah Pinang Mas Pondok Indah Jakarta Selatan, Ahmad Dhani mengumumkan re

Panglima TNI Bekali Wawasan Kebangsaan Anggota DPD RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal Dr. Moeldoko memberikan Pembekalan dan Pemantapan Wawa

Fadli Zon: Kita Masih Waras, Tak Mau Buat Presiden Tandingan
JAKARTA, Berita HUKUM - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menggelar rapat Paripurna tandingan sebagai ta

   

  Berita Terkini >>
   
Everton Cetak Laba Rp 546,8 Miliar
Ahok Datangi KPK, Lapor PD Dharma Jaya Mengenai Daging Sapi
Kemhan RI akan Gelar Pameran Indo Defence 2014 Expo
Tata Kelola Hutan dan Lahan Gambut yang Lebih Baik
700 Peserta Akan Gelar Produk Pertahanan Negara
Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Ahok Datangi KPK, Lapor PD Dharma Jaya Mengenai Daging Sapi
Kemhan RI akan Gelar Pameran Indo Defence 2014 Expo
700 Peserta Akan Gelar Produk Pertahanan Negara
Ahmad Dhani Kecewa, Kementerian Seni dan Industri Kreatif Dipertidak
Fadli Zon: Kita Masih Waras, Tak Mau Buat Presiden Tandingan
Ketua DPRD Samarinda: Mantan Kadis Bina Marga Harus Menjelaskan Dibatalkannya Lelang Proyek Semani Tahap II

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Samarinda
Balai BPOM Samarinda Bongkar Gudang Jamu Ilegal, Sita Puluhan Ribu Botol Jamu
Saturday 16 Feb 2013 09:37:13
 
Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda, Cristine Panjaitan saat menjawab pertanyaan para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Beredarnya jamu yang menggunakan bahan kimia obat yang berbahaya untuk kesehatan bagi pengguna di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) membuat jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Samarinda beserta Polresta Samarinda, bergerak cepat. Hasilnya Selasa (12/2) sekitar pukul 09:00 Wita yang lalu membongkar gudang penyimpanan jamu ilegal yang berkedok rumah tinggal terletak di Jl. Sultan Sulaiman RT. 11 Kelurahan Sambutan Kecamatan Sambutan kota Samarinda.

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan jajaran BBPOM dan Reskrim Polres Samarinda, menemukan seorang yang inisial Ad (31) mengaku sebagai penjaga. Ketika Ad diminta membuka salah satu ruang berukuran sekitar 6 x 7 meter ditemukan ribuan kardus jamu ilegal Cap Tawon Klanceng khusus pegal linu dan Cap Putri Sakti untuk pelangsing badan pria dan wanita.

Menurut Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda Cristine Panjaitan, penggerebekan setelah menerima laporan ada beberapa orang pengguna jamu tersebut menderita sakit ginjal dan saluran kencing, mendapati Ad yang mengaku sebagai penjaga, setelah kami meminta legalitasnya yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan. Jamu tersebut didatangkan dari Banyuwangi Jawa Timur, ujar Cristine.

Cristine juga menambahkan dari hasil pemeriksaan dengan jajaran Reskrim Polres Samarinda, petugas menyita 906 kardus berisikan 10.872 ribu botol jamu, "Setelah kami minta legalitasnya Ad tidak bisa menunjukkan, kami melakukan pemeriksaan dan akhirnya kami sita 906 kardus berisi 10.872 botol jamu," jelas Cristine.

Dikatakan Cristine Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda, pengungkapan ini berkat pengaduan masyarakat, warga itu mengkonsumsi jamu tersebut selama tiga minggu berturut-turut. Belakangan malah menderita penyakit batu ginjal di saluran kemih atau dalam bahasa medisnya disebut Kalkulus Uriner, tutur Cristine.

"Berdasarkan sakit yang diderita pengguna dan melakukan pengaduan, BBPOM kemudian melakukan pengujian dan diketahui, jamu tersebut mengandung bahan kimia obat yakni Dexamethason dan Fenilbutason," ungkap Cristine.

Selain mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, petugas juga menyangsikan nomor registrasi BBPOM yang tertera pada botol dan kardus yakni POM TR 043 634 361. Nomor registrasi ini disebut nomor fiktif alias tidak terdaftar di BBPOM Banyuwangi, pelaku tidak ditahan, namun dijerat dengan Undang-Undang Pasal 197 jo Pasal 106, pungkas Cristine.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Samarinda

Ketua DPRD Samarinda: Mantan Kadis Bina Marga Harus Menjelaskan Dibatalkannya Lelang Proyek Semani Tahap II
Dibatalkannya Pemenang Proyek Rp120 Milyar Semani II Hanya Alasan
Sandiwara Dibatalkan Paket Proyek Semani II, Kadis Bina Marga Diduga Bermain
Polres Kukar Amankan 12 Orang Pelaku Aksi Penyerangan Tug Boat
Tidak Transparan, Survey KHL oleh Disnaker Dipertanyakan
Direktur dan Komisaris CV CAI Dilapokan ke Polres, Haerudin Diduga Telah Kabur
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com