Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Tudingan Amien, Klarifikasi Hatta: Saya Tak Pernah Bohong
BALI, Berita HUKUM - Setelah disindir oleh Amien Rais di hadapan peserta dan khalayak yang hadir di

Dua Kontainer Suku Cadang Hasil Curian Diangkut Polresta Depok
DEPOK, Berita HUKUM - Lokasi penjualan onderdil yang diduga hasil motor curian, di Kampung Sasak Pan

Sophie Luncurkan Program Garansi 6 Bulan untuk Member
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah 20 tahun berkiprah didunia bisnis yang melayani kebutuhan kaum wanit

Ahok Datangi KPK Bongkar Dana Siluman
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang biasa akrab di panggil ĎAho

Banyuwangi Gelar 38 Event Siap Go Internasional Lewat Budaya Lokal
BANYUWANGI, Berita HUKUM - Banyuwangi Festival 2015 yang merupakan rangkaian 38 event di Banyuwangi,

El-Zatta Gandeng Dewi Sandra Ajak Wanita Muslim 'Be Original, Be Me'
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan pemakaian hijab yang sangat simple, membuat wanita semakin nyaman ber

Masjid As Salam Sesuai Sertifikat atas nama PC Muhammadiyah Cengkareng
JAKARTA, Berita HUKUM - Masjid As-salam milik Muhammadiyah di Jalan Utama V Cengkareng, Jakarta Bara

Lagi, Washington DC Legalkan Kepemilikan Mariyuana
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Bertambah lagi satu negara bagian yg melegalkan mariyuana, Washingto

   

  Berita Terkini >>
   
Tudingan Amien, Klarifikasi Hatta: Saya Tak Pernah Bohong
Dua Kontainer Suku Cadang Hasil Curian Diangkut Polresta Depok
Sophie Luncurkan Program Garansi 6 Bulan untuk Member
Ahok Datangi KPK Bongkar Dana Siluman
Banyuwangi Gelar 38 Event Siap Go Internasional Lewat Budaya Lokal
El-Zatta Gandeng Dewi Sandra Ajak Wanita Muslim 'Be Original, Be Me'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Tudingan Amien, Klarifikasi Hatta: Saya Tak Pernah Bohong
Ahok Datangi KPK Bongkar Dana Siluman
Dua Guru Besar Ahli Hukum Pidana Sebut Rencana KPK Ajukan PK ke MA Tidak Tepat
Albiner Sitompul Resmi Pimpin GABEMA Tapteng Sibolga
100 Jaksa Khusus Kejagung Siap Tindaklanjuti Hasil Praperadilan Komjen BG
Digugat, Ketentuan Berhenti Sementara Pimpinan KPK karena Menjadi Tersangka

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Samarinda
Balai BPOM Samarinda Bongkar Gudang Jamu Ilegal, Sita Puluhan Ribu Botol Jamu
Saturday 16 Feb 2013 09:37:13
 
Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda, Cristine Panjaitan saat menjawab pertanyaan para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Beredarnya jamu yang menggunakan bahan kimia obat yang berbahaya untuk kesehatan bagi pengguna di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) membuat jajaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Samarinda beserta Polresta Samarinda, bergerak cepat. Hasilnya Selasa (12/2) sekitar pukul 09:00 Wita yang lalu membongkar gudang penyimpanan jamu ilegal yang berkedok rumah tinggal terletak di Jl. Sultan Sulaiman RT. 11 Kelurahan Sambutan Kecamatan Sambutan kota Samarinda.

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan jajaran BBPOM dan Reskrim Polres Samarinda, menemukan seorang yang inisial Ad (31) mengaku sebagai penjaga. Ketika Ad diminta membuka salah satu ruang berukuran sekitar 6 x 7 meter ditemukan ribuan kardus jamu ilegal Cap Tawon Klanceng khusus pegal linu dan Cap Putri Sakti untuk pelangsing badan pria dan wanita.

Menurut Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda Cristine Panjaitan, penggerebekan setelah menerima laporan ada beberapa orang pengguna jamu tersebut menderita sakit ginjal dan saluran kencing, mendapati Ad yang mengaku sebagai penjaga, setelah kami meminta legalitasnya yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan. Jamu tersebut didatangkan dari Banyuwangi Jawa Timur, ujar Cristine.

Cristine juga menambahkan dari hasil pemeriksaan dengan jajaran Reskrim Polres Samarinda, petugas menyita 906 kardus berisikan 10.872 ribu botol jamu, "Setelah kami minta legalitasnya Ad tidak bisa menunjukkan, kami melakukan pemeriksaan dan akhirnya kami sita 906 kardus berisi 10.872 botol jamu," jelas Cristine.

Dikatakan Cristine Kepala Seksi Penyidikan BBPOM Kota Samarinda, pengungkapan ini berkat pengaduan masyarakat, warga itu mengkonsumsi jamu tersebut selama tiga minggu berturut-turut. Belakangan malah menderita penyakit batu ginjal di saluran kemih atau dalam bahasa medisnya disebut Kalkulus Uriner, tutur Cristine.

"Berdasarkan sakit yang diderita pengguna dan melakukan pengaduan, BBPOM kemudian melakukan pengujian dan diketahui, jamu tersebut mengandung bahan kimia obat yakni Dexamethason dan Fenilbutason," ungkap Cristine.

Selain mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, petugas juga menyangsikan nomor registrasi BBPOM yang tertera pada botol dan kardus yakni POM TR 043 634 361. Nomor registrasi ini disebut nomor fiktif alias tidak terdaftar di BBPOM Banyuwangi, pelaku tidak ditahan, namun dijerat dengan Undang-Undang Pasal 197 jo Pasal 106, pungkas Cristine.(bhc/gaj)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Samarinda

Keterlaluan, BPKB Mobil Dinas Wakil Gubernur Kaltim Digadai
Anggota DPR dan DPD RI Asal Kaltim Sepakat Dukung Otsus
Sidang Kasus Perpustakaan Digital Library Rp 4,2 Milyar, Hakim Sebut Nama Dayang Donna Faroek
Ribuan Masa Demo Blok Mahakam di Kantor Gubernur Kaltim
Layanan Kesehatan di Perbatasan Kaltim Masih Bermasalah
Pembangunan Jalan Paket Long Pahangai - Tiong Ohang - Batas Kalbar Dipertanyakan Warga
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com