Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Badai
Badai Florence Menghantam, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina AS
2018-09-15 14:05:39
 

Angin kencang Badai Florence memporakporanda Pantai Timur AS pada hari Kamis dan Jumat.
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Lima orang tewas saat badai Florence menghantam Pantai Timur AS, memutus listrik ratusan ribu rumah dan merontokkan pepohonan.

Cuaca buruk itu telah diturunkan dari badai hurricane ke badai tropis, tetapi badan ramalan cuaca masih memperingatkan munculnya badai yang mengancam jiwa.

Angin hingga 70mph (110km / jam) juga diperkirakan selama beberapa hari karena sistem cuaca perlahan-lahan bergerak.

Peringatan evakuasi telah diberikan untuk 1,7 juta orang di daerah tersebut.

Apa yang terbaru dari badai Florence?

Badai itu awalnya mendarat di Wrightsville Beach, North Carolina, pada Jumat pagi sebagai badai kategori satu.

Petugas berwenang AS mengatakan badai itu tetap sangat berbahaya karena risiko yang ditimbulkan dari bencana banjir.

Badan ramalan cuaca mengatakan munculnya badai, bersama dengan hujan hingga satu meter selama beberapa hari ke depan, dapat menimbulkan bencana.

Terlihat gelombang setinggi tiga meter di beberapa tempat di North Carolina.

Gubernur Cooper mengatakan, badai itu kemungkinan akan "terus menghantam seluruh negara bagian itu selama berhari-hari".

Volunteers in a small boat in flooded conditionsHak atas fotoGETTY IMAGES
Image captionPara relawan membantu menyelamatkan penduduk dari rumah yang kebanjiran.

Badan ramalan cuaca mengatakan badai itu sekarang bergerak ke timur Carolina Selatan, dengan kekuatan 3mph.

Badaia itu diprediksi akan membuang 18 triliun galon air hujan di daratan AS, seperti isi twit ahli meteorologi Ryan Maue.

Hampir 800.000 orang dilaporkan tanpa listrik di North Carolina, dan pihak berwenang telah memperingatkan bahwa untuk memulihkan listrik bisa membutuhkan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Bagaimana cara warga menghadapi badai?

Lebih dari 20.000 penduduk telah mengungsi ke tempat penampungan darurat North Carolina, dan pihak berwenang meminta mereka yang masih di jalur badai untuk tetap di tempat.

Di Jacksonville, North Carolina, para petugas menyelamatkan lebih dari 60 orang dalam semalam dari sebuah hotel yang ambruk karena badai.

Sebagian tempat di New Bern, North Carolina, yang dihuni oleh 30.000 orang, terendam air setinggi tiga meter pada hari Jumat.

Setidaknya 200 orang di kota tepi sungai itu harus ditarik ke tempat aman oleh pihak berwenang.

Penduduk setempat Peggy Perry mengatakan kepada CNN bahwa dia "terjebak di loteng" bersama dengan tiga anggota keluarganya.

"Dalam hitungan detik, rumah saya banjir hingga ke pinggang, dan sekarang ke dada," tambahnya.

Para petugas telah memperingatkan orang-orang agar tidak memasuki loteng, agar terhindar dari tenggelam, kecuali mereka memiliki akses ke atap.

Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat bahwa Presiden Donald Trump akan berkunjung ke wilayah tersebut minggu depan kecuali jika perjalanannya akan mengganggu upaya pembersihan dan penyelamatan.(BBC/bh/sya)




 
   Berita Terkait > Badai
 
  10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
  Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
  Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
  Topan Mangkhut Terjang Cina Selatan, 2 Juta Orang Dievakuasi
  Badai Florence Menghantam, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina AS
 
ads1

  Berita Utama
Pentingnya Peran DPRD Provinsi untuk Dilibatkan dalam Musrembang Desa

Polda Metro Jaya bersama Stakeholder Luncurkan Layanan Digital E-TLE Development Program

Jaksa KPK Tuntut Hakim Kayat 10 Tahun Penjara

Pengedar Sabu di Jakarta Timur Didor, PMJ: Pelaku Sempat Rebut Senjata Polisi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Para Pemohon Uji UU KPK Sampaikan Perbaikan

Jumlah ASN Penguji UU BPJS Bertambah

Hadapi Pemakzulan karena 'Menyalahgunakan Wewenang', Presiden Trump: 'Lakukan Sekarang'

'Masjid Ramah Lingkungan' Pertama di Eropa Diresmikan Presiden Turki

Saung Edukasi Pengelolaan Sampah di Jakbar Diresmikan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2