Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
BNNP Kaltim Menangkap 2 Oknum PNS Lingkungan Pemkot Samarinda Kedapatan Nyabu
2019-03-24 10:28:31
 

Kedua oknum PNS M Sapriadi Lurah Simpang Pasir (Baju Jaket) dan Mesjidi (Baju Kous) PNS Protokoler Humas Pemkot Samarinda saat diamankan BNN Samarinda.(Foto: Istimewa)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Pemerintah kota Samarinda dibawah kepemimpinan Syahari Jaang, SH sebagai Walikota seakan mendapat tamparan keras dengan ditangkapnya 2 oarng oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Samarinda oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim) yang kedapatan sedang nyabu pada Kamis (21/3) sekitar pukul 17.30 Wita, di Jalan dr. Sutomo Gg 1 RT. 29 kelurahan Didodadi kecamatan Samarinda Ulu.

Dalam penangkapan tersebut BNNP Kaltim mengamankan M Sapriadi (42) diketahui menjabat sebagai Lurah Simpang Pasir Kecamatan Palaran dan Mesjidi alias Jedi (40) PNS golongan II A yang sehari hari bertugas di Bidang Humas dan Protokol Pemkot Samarinda.

Saat petugas masuk ke rumah kayu Ketua RT. 29 yang didiami Mesjidi, keduanya tampak diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

Dihadapan keduanya, tim BNNP mendapati alat hisap, lengkap dengan satu poket sabu.
Tanpa basa basi lagi, petugas langsung melakukan penggeledahan ke seluruh ruangan, lalu mengamankan kedua pelaku Sapriadi dan Mesjidi.

Mesjidi kepada petugas BNNP mengaku menggunakan sabu hanya ikut teman-temannya saja.Dirinya pun menyebut tidak pernah membeli sabu langsung ke lokasi penjualan, melainkan membeli melalui kurir.

Lurah Simpang Pasir M Sapriadi kepada petugas mengaku saat penggrebekan tersebut sedang tidak menggunakan sabu, namun dirinya tidak menyangkal bahwa dirinya memang pernah menggunakan sabu.

"Sebelum jadi lurah memang makai. Saya baru dua bulanan jadi lurah, sebelumnya di Protokol juga," jelas Sapriadi.

Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon mengaku miris dengan pelaku yang diamankan pihaknya. Namun Tampubolon menegaskan tidak akan tebang pilih dalam melakukan pemberantasan narkoba, siapa pun pelakunya akan pihaknya tindak tegas.

"Ini sangat memprihatinkan, kita kerap sosialisasi dan kampanye anti narkoba ke masyarakat, tapi ada unsur pimpinan di tingkat kelurahan yang terlibat narkoba," ujar Tampubolo.

Tampubolong juga mengaku pengungkapan kasus tersebut, mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah dengan perbuatan pelaku. Setelah dicek, ternyata benar ada aktivitas terkait dengan narkotika.

"Dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa 1 poket sabu seberat 0,19 gram, alat hisap, sendok penakar, 3 unit handphone (HP) dan 2 korek api. Bahkan, urine keduanya diketahui positif mengandung narkotika," tegas Tampubolon.

Sementara Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin, mengungkapkan rasa kekecewaannya terlebih salah satu pegawai yang tertangkap merupakan Lurah Simpang Pasir, Palaran. Sugeng memastikan, Pemkot akan mengambil sikap tegas kepada dua pegawainya yang ditangkap BNNP, tersebut.

Kalau yang Lurah Simpang Pasir langsung kita nonaktifkan. Kalau yang pegawai (bagian protokoler) kita tunggu hasil dari BNNP," jelas Sugeng.

"Kita liat nanti rekomendasi dari BNNP kalau terbukti sebagai pengedar, Pemkot akan mengambil langkah tegas berupa pemecatan dari PNS," tegas Sugeng.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  PMJ Sita 18 Kg Sabu, 4.132 Butir Ekstasi dan Menangkap 12 Tersangka
  Terbukti Nyabu, Okmum Lurah di Samarinda Divonis 5,5 Tahun Penjara
  Darurat Narkoba Jangan Hanya Retorika
  Residivis Nenek Rika kembali Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu
  Terdakwa Nurshendi Memiliki Sabu 177 Gram Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara
 
ads

  Berita Utama
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah

Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!

Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK

Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban

 

  Berita Terkini
 
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah

Rapat Paripurna DPR Tetapkan Capim KPK

Legislator: Jangan Jadikan Pemblokiran Internet sebagai Hobi Pemerintah

Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!

Beri Efek Jera Pelaku Pembakaran Hutan, Badiklat Kejaksaan: Diperlukan Tindakan Tegas

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2