Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Narkoba
Artis FTV yang Juga DJ Agung Saga Ditangkap terkait Narkotika
2019-04-10 16:59:13
 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (10/4).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengamankan seorang artis FTV dan juga DJ bernama Agung Saudaga alias Agung Saga terkait narkotika. Artis FTV diamankan bersama seorang rekannya bernama Harry Nugraha. Mereka diamankan di Jalan Petogogan II, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/4).

"Kasus berawal dari informasi masyarakat masuk ke Ditresnarkotika sekitar Minggu ketiga Maret 2019 di daerah Jakarta Selatan. Ada transaksi penyalahgunaan narkotika," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (10/4/2019).

Dari laporan itu, polisi akhirnya menyelidiki informasi tersebut. Alhasil, diamankan para tersangka di lokasi.

"Lalu kita tangkap dan setelah digeledah ditemukan tiga klip diduga narkotika jenis sabu. Yang dua klim di tersangka AS di tas, dan yang satu di tersangka HN. Setelah kita timbang 1,49 gram," terang Argo.

Dari hasil pemeriksaan, Agung mengakui konsumsi barang haram itu untuk meningkatkan stamina.

"Narkotika untuk meningkatkan stamina karena untuk tersangka AS ini adalah Sebagai DJ, jadi biar kerja masih fit staminanya. Kemudian juga pada saat shoting film karna kejar tayang badan tetap fit," ujar Argo.

"Kita harap kepada semua masyarakat berkaitan dengan pembuatan film, tolong di scehudel pemeran kejar tayang atau siang malam shoting. Tapi bagaimana biar tidak seperti ini. Narkotika sabu ini nggak bisa untuk daya tahan tubuh. Kan masih banyak orang suka olahraga, minum vitamin, buah-buahan, banyak kalau kita lihat untuk menaikan daya tahan tubuh," tambah Argo.

Cara transaksi juga termasuk unik, dimana pembeli melalui handphone dengan cara ditempel. "Sabu tiga klip ditempel ditiang listrik yang telah ditentukan antara pembeli dan penjual, di sekitar minimarket," imbuh Argo.

Tersangka dikenakan pasal 114 KUHP jo pasal 112 KUHP Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal 12 tahun.(bh/as)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Wahh, Total Utang Rp 40 Triliun, Benarkah Kasus BUMN Jiwasraya Seseram Ini?

Aturan Munas Partai Golkar Tidak Boleh Bertentangan dengan Pasal 50

Komentar Beberapa Tokoh terkait Penolakan Ahok Menjadi Pejabat BUMN

ASPEK Indonesia: Menaker Mau Hapus UMK Kabupaten/ Kota, Dipastikan Rakyat Makin Miskin

 

ads2

  Berita Terkini
 
Komisi II DPRD Kaltim Konslutasi ke Kementrian ESDM

Kapolda Targetkan Ada Perwakilan Putra Putri Gorontalo Diterima di AKPOL

First Travel: Aset-aset Dirampas Negara, Pengacara Korban: 'Ini Uang Jamaah, Kok Jadi Tidak Ada Solusi?'

Palestina Kecam AS Soal Permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman Keamanan dengan Terapkan 'Hukum Rimba'

Fahri Hamzah: Pilkada Langsung Cukup di Tingkat II

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2