Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Sampah
Anies Groundbreaking Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah ITF Sunter
2018-12-21 01:45:46
 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan groundbreaking pembangunan fasilitas pengolahan sampah di dalam kota Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan groundbreaking pembangunan fasilitas pengolahan sampah di dalam kota Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara.

Pembangunan ITF Sunter dengan biaya mencapai 250 juta dollar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 3,6 triliun dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bekerja sama dengan perusahaan asal Finlandia, Fortum.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, ITF Sunter akan menjadi fasilitas besar. ITF Sunter akan memastikan sampah di Jakarta dapat terkelola dengan baik.

"Ini menjadi peristiwa yang sangat bersejarah. Ini bukan sekadar perubahan teknologi, tapi juga mindset," ujarnya, di lokasi Groundbreaking ITF Sunter, Jakarta Utara, Kamis (20/12).

Anies menjelaskan, dalam satu hari sampah yang dihasilkan di Jakarta berkisar antara 7.000-8.000 ton per hari dan hampir seluruhnya dibawa menuju ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Sudah saatnya kita menyelesaikan persoalan sampah secara sistemik dan strategis. Pembangunan ITF ini adalah langkah yang paling tepat untuk memastikan sampah Jakarta dikelola secara tuntas," terangnya.

Menurutnya, beroperasinya ITF Sunter akan mampu mengolah sampah sebanyak 2.200 ton per hari dengan menggunakan teknologi yang betul-betul ramah lingkungan. ITF Sunter ini dilengkapi dengan turbin yang dapat mengonversi energi panas menjadi energi listrik mencapai 35 megawatt.

"Kita bersyukur, bisa mengaplikasikan teknologi dengan standar tertinggi. Saya ingin, selain menjadi lokasi pengelolaan sampah, tempat ini juga bisa menjadi sarana pendidikan warga," ungkapnya.

Sesuai dengan rencana, sambung Anies, pembangunan ITF Sunter ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Namun demikian, dirinya berharap PT Jakpro bersama Fortum bisa lebih cepat menyelesaikan pembangunannya.

Sementara, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dwi Wahyu Daryoto menuturkan, pembangunan ITF Sunter merupakan penugasan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2018.

"Seluruh perizinan berkaitan dengan pembagunan ITF Sunter sudah ada. Hal itu memungkinkan proyek pembangunan ITF Sunter sebagai tempat pengelolaan sampah yang sangat dibutuhkan Jakarta bisa dimulai," ungkapnya.

Ia menambahkan, ITF Sunter akan menerapkan teknologi ramah lingkungan yang sudah banyak digunakan di negara-negara Eropa maupun Asia.

"Teknologi yang dipakai kami pastikan sesuai dengan standar tertinggi Eropa yakni, Eurupean Union Directive," tandasnya.(beritajakarta/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun

Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'

Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto

 

  Berita Terkini
 
Dituding Kartu 'Politik', ETOS Indonesia Institute Dorong DPRD Audit Program Kartu Sehat Kota Bekasi

Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi

KKRG akan Masuk Wilayah Sulut dan Sulteng pada Tahun 2021

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Sekolah Kader, Program Administrasi Negara Bagi Para ASN untuk Percepatan Karir

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2