Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Australia
Angkatan Laut Australia Hentikan Kapal Penuh Senjata Api
2016-03-08 07:02:17
 

Tak jelas siapa yang memesan atau memindahkan senjata ini. Senjata-senjata ini disembunyikan di bawah jaring penangkap ikan.(Foto: Istimewa)
 
AUSTRALIA, Berita HUKUM - Angkatan laut Australia telah mengamankan senjata dalam jumlah besar di kapal penangkap ikan yang diduga akan menuju ke Somalia.
Kru dari salah satu kapal perang menemukan pelontar granat, senapan mesin dan hampir 2.000 senapan serbu disembunyikan di bawah jaring penangkap ikan. Tak jelas siapa yang memindahkan senjata tersebut atau tujuan akhir dari kapal pengangkut senjata.

Kapal perang Australia itu adalah bagian dari angkatan laut internasional yang menerapkan sanksi PBB sehingga mereka boleh mencegat senjata yang menuju Somalia di mana kelompok berhaluan Islam Al-Shaabab tengah aktif.

Menurut laporan AFP, kapal HMAS Darwin mencegat kapal penangkap ikan yang "tengah menuju pantai Somalia" sekitar 313 kilometer dari Oman.

Angkatan Laut Australia menghentikan kapal setelah melihat bahwa kapal penangkap ikan tersebut tak memasang bendera negara sebagai tanda pengenal.

Wakil Admiral Australia David Johnston mengatakan bahwa, "Senjata api ilegal dalam jumlah sebesar itu adalah temuan signifikan."

Jika tak dihentikan, kapal tersebut juga akan melewati lepas pantai Yaman, yang juga sedang mengalami perang saudara.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye

Polda Metro Tetapkan Komjen Firli Bahuri sebagai Tersangka Kasus Peras SYL

KPU Sahkan Nomor Urut Capres-Cawapres 2024: Anies-Muhaimin 1, Prabowo-Gibran 2, Ganjar-Mahfud 3

Putusan MKMK Bisa Jadi Amunisi Politik Bagi DPR RI Memakzulkan Presiden Jokowi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Biaya Haji 2024 Resmi Ditetapkan Rp56 Juta per Jemaah

WALHI Desak Pencabutan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2023

Jangan Golput, Partisipasi Generasi Muda di Pemilu Penentu Indeks Demokrasi

Mulyanto: Isu Perpanjangan Izin PTFI Perlu Dibahas oleh Capres-Cawapres di Masa Kampanye

PPWI Sukses Gelar SKW Perdana bagi Wartawan dan Pewarta Warga di Jakarta

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2