Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Amien Rais: Prabowo-Sandi Pasangan yang Harmonis, yang Serasi
2018-08-10 08:40:48
 

Tampak Amien Rais saat acara deklarasi Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pasangan Capres Cawapres pada Pilpres 2019.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto umumkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawapres) untuk mendampingi dia dalam Pilpres 2019.

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais menilai keduanya merupakan pasangan yang serasi dan harmonis.

"Inilah, mudah-mudahan pasangan yang harmonis, yang serasi, dan insyaallah akan diberi Allah SWT rahmat dan hidayah," kata Amien.

Amien menyebut banyak hal yang perlu dibenahi di republik ini. Dia meyakini dengan karakter yang ada di Prabowo dan Sandi maka perubahan akan menjadi nyata.

Ia juga meminta para pendukung untuk selalu berdoa bagi pasangan tersebut bisa memimpin Indonesia pada 2019 mendatang.

"Kita perlu pergantian yang lebih fokus kedaulatan ekonomi, politik dan hankam NKRI, seperti proses alami pada pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno," kata Amien di Kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (9/8).

Dia mengakui bahwa merubah bangsa sebesar Indonesia bukanlah perkara mudah. Tetapi, perubahan itu bukan tidak mungkin dapat dilakukan Prabowo dan Sandi.

"Perlahan-lahan akan mulai menampakan hasilnya," demikian Amien.

Sandi terpilih menjadi cawapres setelah sejumlah nama muncul di publik. Untuk mendapat dukungan dari partai koalisi, Sandi harus meninggalkan posisinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mundur dari Gerindra yang sudah susah payah direbut selama bertahun-tahun.

Amien mengatakan Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang membela kepentingan bangsa. Menurutnya, Prabowo dan Sandiaga adalah duet yang pas untuk mewujudkan hal itu.

"Saya lama memperhatikan kondisi bangsa kita ini, akhirnya saya berkesimpulan memang kita memerlukan pergantian pimpinan nasional yang lebih kritis untuk membela kepentingan bangsanya yang ingin meningkatkan kedaulatan ekonomi, politik, hankam NKRI," kata Amien(nes/rmol/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Sepiring Berdua, Ngapain Ada Pilpres?
  Langkah Kuda Hitam Mega
  Harus Diakui Kehebatan Mereka dalam Fabrikasi Pengalihan Isu
  Demi Keutuhan NKRI, Jokowi-Titiek Soeharto Jadi Rekonsiliasi Politik Damai
  Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT
 
ads1

  Berita Utama
Polri Siap Masifkan Protokol New Normal

Anies: Perpanjangan PSBB Jakarta Jadi Penentu Transisi Memulai 'New Normal'

Polri Tutup Pintu Masuk Arus Balik Menuju Jakarta

Polri Tangkap 2 WNA dan Sita 821 Kg Sabu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perlawanan Politik Ruslan Buton

KPK Dituding Lamban Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegorisman

BPJS Kesehatan Itu Amanat Konstitusi, Harus Dipenuhi Kalau Tak Ingin Presiden Dimakzulkan

Pelantikan PAW Dirut TVRI Dinilai Melanggar UU MD3

Jaksa Agung Melantik 19 Pejabat Esselon II Secara Virtual

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2