Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
BMKG: Kekeringan karena Dampak El Nino Sudah Mencapai Moderate
JAKARTA, Berita HUKUM - Fenomena kekeringan yang kini berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, sep

Sikap Menteri BUMN Rini Terkait Perpanjang Konsesi JICT Dipertanyakan
JAKARTA, Berita HUKUM - Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) di Pelabuhan Tanjung

Agar Tak Bebankan Rakyat, Peraturan Soal Denda Iuran BPJS Kesehatan Perlu Direvisi
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang membidangi masalah

Damri Ditunjuk Jadi Operator BRT Seluruh Indonesia
UNGARAN, Berita HUKUM - Direktur Utama Perum Damri Agus Suherman Subrata mengatakan kesiapan pihakny

Deklarasi Front Nasional Siap 'Kembali Ke UUD 45'
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Deklarasi Front Nasional pada Rabu (29/7) dimulai pukul 13.00 WIB di G

Memalukan, Pemerintah Tak Mampu Bangun Gudang Penyimpanan BBM
JAKARTA, Berita HUKUM - International Energy Agency (IEA) mensyaratkan kepada semua negara yang menj

Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan bendahara M Nazaruddin, yakni Yulianis yang memiliki akun twitter @yu

KPK Tetapkan Gatot Gubernur Sumut Tersangka Suap Hakim PTUN Medan
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam pengembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terk

   

  Berita Terkini >>
   
BMKG: Kekeringan karena Dampak El Nino Sudah Mencapai Moderate
Sikap Menteri BUMN Rini Terkait Perpanjang Konsesi JICT Dipertanyakan
Agar Tak Bebankan Rakyat, Peraturan Soal Denda Iuran BPJS Kesehatan Perlu Direvisi
Damri Ditunjuk Jadi Operator BRT Seluruh Indonesia
Deklarasi Front Nasional Siap 'Kembali Ke UUD 45'
Memalukan, Pemerintah Tak Mampu Bangun Gudang Penyimpanan BBM

Untitled Document



  Berita Utama >
   
BMKG: Kekeringan karena Dampak El Nino Sudah Mencapai Moderate
Sikap Menteri BUMN Rini Terkait Perpanjang Konsesi JICT Dipertanyakan
Agar Tak Bebankan Rakyat, Peraturan Soal Denda Iuran BPJS Kesehatan Perlu Direvisi
Deklarasi Front Nasional Siap 'Kembali Ke UUD 45'
Memalukan, Pemerintah Tak Mampu Bangun Gudang Penyimpanan BBM
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Kasus Import Daging
Ahmad Fathanah Don Juan PKS
Wednesday 08 May 2013 15:53:27
 
Tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Fathanah (AF) ternyata benar-benar seorang Don Juan PKS. Selain memiliki 4 orang istri cantik, (AF) juga sangat lihai dalam menggaet wanita-wanita cantik lainnya.

Hal ini terungkap dalam persidangan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Abdi Arya Effendi. Persidangan itu digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (8/5).

Setelah digrebek KPK bersama mahasiswi Maharani Suciono, dan penyerahan mobil honda Jazz kepada model seksi Vitalia Shesya, serta memberikan uang Rp 38 juta kepada artis Ayu Azhari, dan penyanyi dangdut Tri Kurnia.

Sahrudin, sopir pribadi Fathanah bersaksi dalam persidangan menyatakan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertanggal 5 Februari 2013, Sahrudin pernah diminta (AF) mengantarnya bersama seorang perempuan cantik ke sebuah hotel di kawasan Cikini Jakarta Pusat.

"Pada tangal 16 Januari 2013, saya pernah diminta Ahmad Fathanah untuk mengantarnya ke hotel Kaisar, di Jalan Duren tiga, Jakarta, dan menurunkan Fathanah di sebuah cafe dangdut di basement hotel sekitar pukul 02:00 WIB," ujar Sahrudin dalam keterangan BAP yang dibacakan oleh penasehat hukum Juard dan Arya, Bambang Hartono.

Setelah itu, (AF) kembali dijemput ke dalam basement hotel tersebut. Namun (AF) keluar dengan seorang perempuan cantik menggunakan pakaian berwarna biru.

"Lalu ikut masuk kedalam mobil. Dari hotel Kaisar, saudara Fathanah meminta saya mengantarkan ke sebuah hotel di daerah Cikini. Nama hotelnya saya tidak ingat," sebut Sahrudin dalam BAP.

Setelah menurunkan Fathanah di hotel dikawasan Cikini itu, Fathanah berpesan bila istrinya menelepon, katakan bila dirinya (Fathanah) sedang berada di kantor DPP PKS.

"Sekitar 40 menit menunggu, (AF) bersama rekan wanitanya saya kembali menjemputnya dari lobi hotel. Dan kemudian, kami berdua mengantarkan wanita tersebut menuju Rawa Mangun Jakarta Timur," ujarnya.

Ditambahkannya, setelah mengantarkan kesana, saya dan (AF) kembali pulang ke Depok, simpul Sahrudin dalam BAP.

Mendengar penasehat hukum Bambang membacakan BAP-nya, saksi Sahrudin membenarkan semua keterangan yang dibacakan barusan dan dibuat oleh penyidik KPK.

"Iya benar," kata Sahrudin membenarkan BAP.

Keteranan yang terungkap diruang persidangan tidak mengagetkan lagi. Seperti diketahui (AF) sangat dekat dengan waniat-wanita cantik.(bhc/put)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com