Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Demo di Pos 9 Tanjung Priok, KP KPBI: Bangkit, Lawan, Hancurkan Tirani !!..
JAKARTA, Berita HUKUM - Komite Persiapan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KP KPBI) melancarkan

Sejumlah Pensiunan Jenderal Minta Djoko Santoso Pimpin Gerakan Lawan Ahok
JAKARTA, Berita HUKUM - Tak hanya penggusuran rakyat miskin, pengelolaan ibu kota juga diwarnai kasu

Aksi Puluhan Ribu Warga Malaysia Protes Besar Tuntut Reformasi
MALAYSIA, Berita HUKUM - Puluhan ribu orang memenuhi jalanan Kuala Lumpur dan beberapa kota Malaysia

Ketika Gratifikasi pun Bermetamorfosis
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam pemberitaan kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bidang peni

MK Tolak Uji UU Yayasan
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan menolak permohonan uji materiil Undang-U

GEMURA: 'Pejuang Veteran adalah Pahlawan Sejati Bangsa'
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangkaian kegiatan memperingati Dirgahayu Hari Proklamasi Kemerdekaan

Politisi Gerindra Kritik Kebijakan Dana Otsus Papua
SORONG, Berita HUKUM - Pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Papua da

Herwan Susanto Bantah Calon Bupati Kukar Sugianto-Rudi Disebut Calon Boneka
TENGGARONG, Berita HUKUM - Teka teki siapa calon Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dalam pemilihan Ke

   

  Berita Terkini >>
   
Demo di Pos 9 Tanjung Priok, KP KPBI: Bangkit, Lawan, Hancurkan Tirani !!..
Sejumlah Pensiunan Jenderal Minta Djoko Santoso Pimpin Gerakan Lawan Ahok
Aksi Puluhan Ribu Warga Malaysia Protes Besar Tuntut Reformasi
Ketika Gratifikasi pun Bermetamorfosis
MK Tolak Uji UU Yayasan
GEMURA: 'Pejuang Veteran adalah Pahlawan Sejati Bangsa'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Demo di Pos 9 Tanjung Priok, KP KPBI: Bangkit, Lawan, Hancurkan Tirani !!..
GEMURA: 'Pejuang Veteran adalah Pahlawan Sejati Bangsa'
Politisi Gerindra Kritik Kebijakan Dana Otsus Papua
Serikat Pekerja JICT dan Koalisi Buruh 'Mengkritisi Privatisasi, Mengawal Konstitusi'
Perusahaan Pemegang HPH Gugat UU Kehutanan
Rizal Ramli: 7 Langkah Menekan Masalah Dweeling Time

SPONSOR & PARTNERS



















Peradilan    
 
Kasus Import Daging
Ahmad Fathanah Don Juan PKS
Wednesday 08 May 2013 15:53:27
 
Tampak 4 mobil Ahmad Fathanah.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ahmad Fathanah (AF) ternyata benar-benar seorang Don Juan PKS. Selain memiliki 4 orang istri cantik, (AF) juga sangat lihai dalam menggaet wanita-wanita cantik lainnya.

Hal ini terungkap dalam persidangan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Abdi Arya Effendi. Persidangan itu digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (8/5).

Setelah digrebek KPK bersama mahasiswi Maharani Suciono, dan penyerahan mobil honda Jazz kepada model seksi Vitalia Shesya, serta memberikan uang Rp 38 juta kepada artis Ayu Azhari, dan penyanyi dangdut Tri Kurnia.

Sahrudin, sopir pribadi Fathanah bersaksi dalam persidangan menyatakan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertanggal 5 Februari 2013, Sahrudin pernah diminta (AF) mengantarnya bersama seorang perempuan cantik ke sebuah hotel di kawasan Cikini Jakarta Pusat.

"Pada tangal 16 Januari 2013, saya pernah diminta Ahmad Fathanah untuk mengantarnya ke hotel Kaisar, di Jalan Duren tiga, Jakarta, dan menurunkan Fathanah di sebuah cafe dangdut di basement hotel sekitar pukul 02:00 WIB," ujar Sahrudin dalam keterangan BAP yang dibacakan oleh penasehat hukum Juard dan Arya, Bambang Hartono.

Setelah itu, (AF) kembali dijemput ke dalam basement hotel tersebut. Namun (AF) keluar dengan seorang perempuan cantik menggunakan pakaian berwarna biru.

"Lalu ikut masuk kedalam mobil. Dari hotel Kaisar, saudara Fathanah meminta saya mengantarkan ke sebuah hotel di daerah Cikini. Nama hotelnya saya tidak ingat," sebut Sahrudin dalam BAP.

Setelah menurunkan Fathanah di hotel dikawasan Cikini itu, Fathanah berpesan bila istrinya menelepon, katakan bila dirinya (Fathanah) sedang berada di kantor DPP PKS.

"Sekitar 40 menit menunggu, (AF) bersama rekan wanitanya saya kembali menjemputnya dari lobi hotel. Dan kemudian, kami berdua mengantarkan wanita tersebut menuju Rawa Mangun Jakarta Timur," ujarnya.

Ditambahkannya, setelah mengantarkan kesana, saya dan (AF) kembali pulang ke Depok, simpul Sahrudin dalam BAP.

Mendengar penasehat hukum Bambang membacakan BAP-nya, saksi Sahrudin membenarkan semua keterangan yang dibacakan barusan dan dibuat oleh penyidik KPK.

"Iya benar," kata Sahrudin membenarkan BAP.

Keteranan yang terungkap diruang persidangan tidak mengagetkan lagi. Seperti diketahui (AF) sangat dekat dengan waniat-wanita cantik.(bhc/put)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Import Daging

MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
Jelang Vonis, Luthfi: Saya Hanya Berharap yang di Atas
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com