Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Jiwasraya
Agar Tidak Gagal Maning, Langkah Hukum Jiwasraya Harus Dikawal Jalur Politik
2020-01-12 09:31:25
 

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Langkah politik sama pentingnya dengan langkah hukum dalam menangani kasus kerugian negara yang mencapai Rp 13,7 triliun di perusahan PT Asuransi Jiwasraya.

Begitu kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menanggapi pernyataan dari Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga yang menolak pembentukan panitia khusus (pansus) di DPR. Arya beralasan bahwa pemeriksaan kasus ini masih terus berlangsung.

Adhie berpendapat, langkah hukum perlu dikawal langkah politik lantaran pembobolan terhadap Jiwasraya menggunakan perisai hukum dan politik.

"Tentu kita belajar dari Pansus Centurygate agar tidak gagal maning," tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (12/1).

Senada itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai Arya maupun Kementerian BUMN tidak punya hak menolak pembentukan pansus. Penolakan itu justru tampak memperlihatkan ada hal yang mencurigakan dari kasus Jiwasraya.

"InsyaAllah makin semangati untuk bikin pansus, agar bisa usut secara tuntas dan komprehensif," demikian politisi PKS itu.(wv/RMOL/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Jiwasraya
 
  Sidang Perkara Asuransi Jiwasraya, Periksa Keterangan Para Broker
  Jadi Saksi di Persidangan, Dirut Jiwasraya Dikonfirmasi Mengenai Dokumen yang Dikelola oleh Benny Tjokro
  JPU: Sidang Jiwasraya Harus Dilanjutkan Karena Eksepsi Sudah Masuk Pokok Perkara
  Kasus Jiwasraya, Eksepsi: Dakwaan JPU 'Akrobatik' Tidak Cermat dan Kabur
  Eksepsi Rudi Manro: Majelis Hakim Harus Batalkan Dakwaan JPU Karena Keliru Menerapkan Pasal Pidananya
 
ads1

  Berita Utama
Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19 dan PEN

Wahh Parah! Data Penerima Bansos Ternyata Belum Di-Update Sejak 2015

Muncul Skenario Anies-AHY 2024, Politikus Demokrat: Pasangan Yang Saling Melengkapi

Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal dari UMKM

 

ads2

  Berita Terkini
 
Motif Sakit Hati, Dalang Pembunuhan Bos Roti Terancam Hukuman Mati

Majelis Hakim Akan Panggil Paksa Irianto Lambrie Apabila Sidang Lanjutan Tidak Hadir di Persidangan

Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19 dan PEN

Kapolda Metro Bagikan 4.000 Paket Bansos Presiden untuk Purnawirawan Polri dan Mitra Inkoppol

Wahh Parah! Data Penerima Bansos Ternyata Belum Di-Update Sejak 2015

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2