Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Ratusan Tewas Akibat Gempa 7,8 SR di Nepal
NEPAL, Berita HUKUM - Sedikitnya 876 orang tewas akibat gempa besar di Nepal dan pihak berwenang men

Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
JAKARTA, Berita HUKUM - Konferensi Parlemen Asia Afrika menyetujui pembentukan Asia Africa Parliamen

Satu UU Lagi Dihasilkan DPR
JAKARTA, Berita HUKUM - Di masa sidang III yang sangat singkat ini, satu lagi undang-undang (UU) tel

Nah, Semakin Terungkap Pidato Jokowi di KAA Hanya 'Omong Kosong'
JAKARTA, Berita HUKUM - Pidato Presiden Joko Widodo saat pembukaan Konferensi Asia Afrika menuai puj

Mendikbud Sarankan Sekolah Gugat Penyelenggara Pesta Bikini
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menyarankan

Inilah Hasil-Hasil KTT Asia Afrika ke-60, di Jakarta, 22-23 April 2015
BANDUNG, Berita HUKUM - Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60 resmi ditutup oleh Preside

Inilah Aturan Baru Menteri Keuangan Tentang Mobil Dinas Operasional Pejabat Di Dalam Negeri
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan pertimbangan dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengelolaan Baran

Masyarakat Blokade Seluruh Kantor Instansi Pemerintah Manokwari
PAPUA BARAT, Berita HUKUM - Sebagian masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, memblokade

   

  Berita Terkini >>
   
Ratusan Tewas Akibat Gempa 7,8 SR di Nepal
Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
Satu UU Lagi Dihasilkan DPR
Nah, Semakin Terungkap Pidato Jokowi di KAA Hanya 'Omong Kosong'
Mendikbud Sarankan Sekolah Gugat Penyelenggara Pesta Bikini
Inilah Hasil-Hasil KTT Asia Afrika ke-60, di Jakarta, 22-23 April 2015

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Konferensi Parlemen Asia Afrika Setujui Pembentukan Asia Africa Parliamentary Group (AAPG)
Gerakan Buruh Indonesia (GBI) Jelang Aksi Demo Terbesar May Day 2015
Pekerja Rumahan Bukan Pekerja Murahan
Kita Tingkatkan Amal Ibadah dengan Produk Syariah
Partai Golkar Kubu ARB Yakin Menang Gugatan di PTUN
Markoni Koto Berharap Tidak Usah Ada Lagi Kritikan Setelah BG Dilantik Wakapolri

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Hambalang
Adhyaksa Dault dan Joyo Winoto Diperiksa KPK Hari Ini
Tuesday 18 Dec 2012 18:06:49
 
Johan Budi SP (Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault hari ini diperiksa oleh KPK sebagai saksi untuk tersangka AAM, dan DK. Dalam penyelidikan kasus Hambalang, KPK sudah menetapkan tersangka. Tergantung sejauh mana pengembangan hasil penyidikan, kalau ada bukti yang cukup.

Sementara Adhy menyampaikan, "serahkan pada KPK, itu bukan ranah saya. KPK yang tahu," ujar mantan Menpora ini, Selasa (18/12) di Gedung KPK Jakarta Selatan.

Sementara juru bicara KPK, Johan Budi menambahkan, sedang melakukan proses penyelidikan kasus Hambalang, karena adanya data-data aliran dana ke penyelenggara Negara.

"Penyelidikan dan penyidikan tentang pengadaan sertifikat Hambalang yang sedang disidik dalam kaitan pengadaan pembangunan. Ruang lingkup itu dari sertifikat, apakah nanti ada dua alat bukti yang cukup kita lihat saja," kata Johan Budi.

"Yang diperiksa terkait kasus Hambalang, hari ini fokus ke sertifikat?, Materi yang diperlukan oleh saksi-saksi yang hari ini diperiksa, kita tidak bisa menyebut," tambahnya.

Mantan kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Joyo Winoto terkait dugan korupsi Hambalang, Joyo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mantan Menpora Andi Mallarangeng.

Kanapa periode sebelumnya tidak?

Johan Budi menjelaskan, "karena proses pembangunan Hambalang yang diproses oleh KPK," ujar Johan.

KPK telah melakukan penyidikan terkait proses pengadaan pembangunan Hambalang. Dari awal pengadaan bangunan sampai pembangunan. Dan Anas kemungkinan jika diperlukan akan diperiksa kembali.(bhc/put)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Hambalang

Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
Dituntut 10 Tahun Penjara, Andi Mallarangeng Eks Menpora Ajukan Pledoi
Kasus Hambalang, KPK Periksa Politikus PDIP
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com