Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kebakaran
Ada 15 Bangunan Eks Lokalisasi Solong Samarinda Ludes Terbakar
2019-02-05 18:56:31
 

Kondisi saat kebakaran yang terjadi di bekas Lokalisasi Solong Samarinda.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Diawal bulan Februari tahun 2019 si Jago Merah kembali terjadi di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada, Senin, (4/2) sekira pukul 01.05 Wita di Lokalisasi Solong Samarinda, mengakibatkan hanya kurang lebih dua jam sijago merah mengamuk15 banguna yang terdiri dari 9 Wisma dan 6 rumah warga ludes terbakar.

Data yang dihimpun pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi, dari BPBD Samarinda dan relawan bahwa, kebakaran baru bisa diatasi pukul 03.00 Wita. Atas kejadian tersebut, tercatat 15 unit rumah terbakar, 14 kepala keluarga atau 60 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

Sementara, kordinator Satpam Koplek Lokasisasi Solong yang saat ini tetap beroperasi dengan puluhan Wisma walau ditahun 2016 lalu telah ditutup tersebut mengatakan bahwa, asal api mulai terliat muncul dan langsung membesar dari Wisma Sumber Rezeki
milik Bambang, disaat dirinya tidak jauh dari wisma tersebut, terang Herman di TKP Kebakaran, Senin (4/2).

"Kebakaran tersebut awal berasal dari Wisma Sumber Rezeki milik Bambang, saya tidak jauh dari wisma tersebut, saya langsung lari keluar ke Pemadam di Gereja, dari kebakaran tersebut diduga sekitar 15 bangunan ada 9 Wisma dan 6 rumah warga," ujar Herman.

Herman juga mengatakan bahwa disaat api pertama kali muncul dan membesar sontak membuat semua penghuni panik dan lari meninggalkan wisma mereka.

Pantauan pewarta, petugas Pemadam Kebakaran dan Balakcana dari berbagai unsur yang akan memberikan bantuan untuk memadamkan amukan sijago merah tersebut terkendala dengan jalan menuju lokasi yang sempit, serta dipadati pengunjung yang ingin menonton peristiwa kebakaran di lokalisasi penikmat pria hidung belang tersebut, sehingga hanya beberapa armada yang bisa lolos, dua jam berjalan api dapat dikuasai.

"Kesulitan kami karena tidak ada air, apalagi jalanan juga cuma satu arah, namun kerja sama semua tim membuahkan hasil, api benar-benar dikuasai 2 jam," ujar salah seorang relawan pemadam kebakaran.

Tampak aparat Kepolisian dilapangan masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Petani Plasma Sawit Minta Menko Maritim Membantu Hapus Pungutan Ekspor CPO

BPN Ajak Pendukungnya Doakan Putusan Hakim Bukan Mahkamah Kalkulator

Said Didu: Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi Sidang PHPU di MK

Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih

 

  Berita Terkini
 
Gatot Nurmantyo: Purnawirawan Harus Bangkit Atau Negara Punah

Ketua DPR: Kita Harus Bangga Maha Karya Indonesia Diakui Dunia

Ribuan Massa dari Banten Sudah Bergerak Ke Gedung MK

BW: Keterangan Saksi Anas 02 dan Anas 01 Sama

Petani Plasma Sawit Minta Menko Maritim Membantu Hapus Pungutan Ekspor CPO

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2