Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Lapas
7.483 Narapidana di DKI Jakarta Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1443 Hijriah, 46 Napi Langsung Bebas
2022-05-04 07:23:08
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia memberikan Remisi Khusus Keagamaan pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H/Lebaran 2022 kepada narapidana di seluruh wilayah Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kemenkumham DKI Jakarta merilis sebanyak 7.483 orang narapidana di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta telah memenuhi syarat substantif dan administratif untuk mendapatkan remisi. Adapun 46 orang narapidana di antaranya dinyatakan langsung bebas. Data tersebut dihimpun oleh Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Minggu (1/5).

Pemberian remisi secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Ibnu Chuldun, usai menunaikan ibadah sholat Ied Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, bertempat di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta, Senin (2/5).

Dalam kesempatan itu, Ibnu Chuldun membacakan amanat tertulis Menteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna H. Laoly.

"Hari Raya Idul Fitri dimaknai sebagai hari raya kemenangan, kesucian dan kekuatan. Sebulan penuh berpuasa, kaum muslimin diharapkan dapat terlahir kembali dengan fitrah kemanusiaan yang suci, bersih dari dosa dan mendapat kekuatan baru."

Ibnu Chuldun berharap para Narapidana dapat mempertahankan nilai-nilai Ramadhan dan dapat merealisasikan di dalam kehidupan nyata, baik sebagai individu, maupun dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat maupun berbangsa bernegara.

ôRemisi yang Saudara peroleh hari ini merupakan bentuk penghargaan perilaku yang Saudara tunjukkan ketika menjalani pidana di Lapas/Rutan/LPKA. Semoga Remisi Khusus ini dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan berusaha menjadi manusia yang lebih baik," tutur Ibnu Chuldun.

Seperti diketahui, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan remisi khusus kepada 675 narapidana dengan hukuman bebas penjara di Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/Lebaran 2022.

Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Rika Aprianti mengungkap, remisi bebas itu merupakan penghargaan bagi sejumlah narapidana yang berkelakuan baikáselama menjalani masa hukuman di lapas, rutan atau lembaga pembinaan khusus anak (LPKA).

"PemberianáRemisi Idul Fitriá1443 Hijriah diharapkan dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik," kata Rika kepada wartawan, Senin (2/5).

Berdasarkan data Kemenkumham per 22 April 2021 terdapat 226.767 narapidana dan 45.954 tahanan. Dari jumlah keseluruhan itu, tercatat 203.206 narapidana yang beragama Islam.

Sementara itu, pemerintah juga memberikan remisi atau pengurangan sebagian masa waktu penahanan kepada 139.232 napi.

Adapun jumlah penerima remisi terbanyak berasal dari wilayah Sumatera Utara dengan jumlah 16.265 orang, dan disusul wilayah Jawa Timur sebanyak 14.395 orang serta Jawa Barat sebanyak 14.109 orang.

Adapun pemberian remisi Idul Fitri ini, negara menghemat anggaran makan narapidana senilai Rp 72.123.435.000.(hh/bh/amp)



 
   Berita Terkait > Lapas
 
  Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI
  Putusan Kasasi MA Tak Kunjung Terbit, Terpidana Kasus Pajak Dibebaskan dari Rutan
  7.483 Narapidana di DKI Jakarta Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1443 Hijriah, 46 Napi Langsung Bebas
  Ditjen PAS Konfirmasi Ke Kalapas Klas I Cipinang: Kabar Soal Pungli Alas Tidur Napi, Tidak Benar
  Warga Lapas Bollangi Diduga Meninggal Tak Wajar, Istri Almarhum akan Tuntut Orang Yang Jemput Suaminya
 
ads1

  Berita Utama
Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Polda Metro Jaya - Bea dan Cukai Bandara Soetta Gagalkan Ekspor Biji Kokain Kemasan Boneka Jari

Biaya Kereta Cepat Membengkak, Wakil Ketua MPR: Saatnya Evaluasi Proyek-proyek Mercusuar

Cokok Tersangka Korupsi Krakatau Steel, Pengamat Yakin Jaksa Agung Sapu Bersih Koruptor BUMN

 

ads2

  Berita Terkini
 
Laporan Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan Seksual 'Palsu', Polri: Masuk Katagori Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J

Kuasa Hukum: Penahanan Mularis Djahri atas Aduan Anggota Polisi adalah Kriminalisasi

Partai UMMAT Dinyatakan Lolos sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 oleh KPU

Pengamat: Strategi Firli Bahuri Membangun Budaya Antikorupsi, Komprehensif dan Sistemik

Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Firli: Kasus Dugaan Suap

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2