Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
2 Oknum TNI AU Diduga Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina: Dinonaktifkan dan Diperiksa PM
2021-10-22 01:06:05
 

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS saat ditanya sejumlah wartawan di Polda Metro Jaya.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pihak Kodam Jaya/Jayakarta mengatakan, 2 oknum TNI Angkatan Udara (AU) inisial FS dan IG yang diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur dari karantina Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RDSC) Wisma Atlet Pademangan Jakarta Utara telah dinonaktifkan sejak Kamis (14/10) dari satuan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgapad).

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin (14/10) setelah Panglima (Pangdam Jaya) acara di Serpong," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya/Jayakarta Kolonel Arh Herwin BS kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10).

"Jadi dinonaktifkan dari satgas Kogasgapad bukan dinonaktifkan dari TNI yaa!," lugasnya.

Selain dinonaktifkan, Herwin menambahkan, kedua oknum TNI AU yang diduga terlibat dan bekerja sama dalam kasus itu dikembalikan ke satuan militer asalnya untuk penindakan lebih lanjut.

"Yang bersangkutan dikembalikan ke satuan asal," ujarnya.

"Seperti itu nanti akan diperiksa oleh polisi militer di satuan asalnya," tambah Herwin.

Disebutkan, dua oknum TNI AU yaitu FS adalah anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta dan IG bertugas di RSDC Wisma Atlet Pademangan Jakarta Utara.

"Yang Satgas Bandara itu berasal dari Korps AU dan satu kemudian yang di Pademangan itu berasal dari Wing Satu Paskhas," ungkap Herwin

Diberitakan sebelumnya, Rachel Vennya terkonfirmasi kabur dari karantina RSDC Wisma Atlet Pademangan Jakarta Utara setelah bepergian dari Amerika Serikat.

Dari hasil penyelidikan Kodam Jaya, terdapat oknum TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara Soekarno Hatta yang diduga melakukan tindakan non-prosedural penanganan Covid-19.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Penjelasan Kadispenad Soal Pernyataan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman terkait Belajar Agama
  Potret Kabid Propam Polda Metro Kombes Bhirawa Dampingi Sang Kakak yang Baru Jalani Sertijab Panglima TNI
  Jenderal TNI Dudung Abdurachman Dilantik sebagai KSAD
  Jokowi Lantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI
  Komisi I DPR RI Setujui Jenderal Andika Perkasa Menjadi Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Pemotongan Anggaran MPR,Terkesan Upaya Systematis Mendegradasi Peran MPR Sebagai Lembaga Tinggi Negara

MK Putuskan UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Wakil Ketua MPR: Ini Koreksi Keras atas Pembuatan Legislasi

Kapolda Metro: Jangan Pernah Lelah Menyelamatkan Masyarakat dari Bahaya Narkoba

Suntikan APBN Terhadap Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PKS: Pemerintah Inkonsisten Susun Rencana

 

ads2

  Berita Terkini
 
Penjelasan Kadispenad Soal Pernyataan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman terkait Belajar Agama

Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti

Utamakan Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Catatan Ketua MPR RI, Omicron dan Belajar dari Kegagalan Cekal Delta

Dukung Jadwal dari KPU, Wakil Ketua MPR: Mari Bijak Menentukan Jadwal Pemilu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2