Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Said Iqbal: PP Tersebut 'Inkonstitusional' Secara Proses, Kami Akan Melakukan Judicial Review
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait diberlakukannya BPJS Ketenagakerjaan per 1 Juli 2015, dimana manfaat

Sedikitnya 100 Orang Tewas di Semenanjung Sinai
SINAI, Berita HUKUM - Pertempuran antara tentara Mesir dengan kelompok militan yang menamakan diri N

Anggota DPR Adriansyah Terima Suap
JAKARTA, Berita HUKUM - Marketing Manager PT Mitra Maju Sukses, Andrew Hidayat, didakwa menyuap angg

Ahli: Mekanisme Pemilihan Ketua Umum Peradi Bukan Masalah Konstitusionalitas
JAKARTA, Berita HUKUM - Undang-undang sudah mendelegasikan pengaturan organisasi advokat melalui ang

Pekerja Asing Meningkat, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
JAKARTA, Berita HUKUM - Meningkatnya jumlah tenaga kerja yang berasal dari Tiongkok menunjukkan peme

RUU Disabilitas Bentuk Keberpihakan DPR Terhadap Penyandang Disabilitas
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ledia Hanifa Amaliyah memastikan RUU Penyandang

Komisi I Setujui Calon Panglima TNI Pilihan Presiden
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat Pleno Komisi I DPR RI akhirnya secara bulat menyetujui calon Panglima

Cerita Karyawati di Sudirman yang Ditodong, dan Kemudian Ditolong Anggota Polsek Tanah Abang
JAKARTA, Berita HUKUM - Vania Michaela Liu, pegawai kantoran di kawasan Sudirman, Jakarta menyampaik

   

  Berita Terkini >>
   
Said Iqbal: PP Tersebut 'Inkonstitusional' Secara Proses, Kami Akan Melakukan Judicial Review
Sedikitnya 100 Orang Tewas di Semenanjung Sinai
Anggota DPR Adriansyah Terima Suap
Ahli: Mekanisme Pemilihan Ketua Umum Peradi Bukan Masalah Konstitusionalitas
Pekerja Asing Meningkat, Komitmen Pemerintah Dipertanyakan
RUU Disabilitas Bentuk Keberpihakan DPR Terhadap Penyandang Disabilitas

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Said Iqbal: PP Tersebut 'Inkonstitusional' Secara Proses, Kami Akan Melakukan Judicial Review
Syukuran HUT Ke 69 Bhayangkara, Kapolri Ucapkan Terima Kasih
Generasi Muda Diminta Pahami Pemikiran Bung Karno
Pesawat Hercules TNI AU Jatuh di Pemukiman di Medan
TangSel Harus Lebih Cerdas Lagi, Ivan Ajie Balon Walkot Berjanji akan Sediakan Wifi Gratis
Kapolda Bali: Margriet Pelaku Utama Pembunuhan Engeline

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Nasdem
2 Kubu Dalam Partai Nasdem, Benarkah Pecah?
Monday 21 Jan 2013 00:15:29
 
Harry Tanoesudibjo dan Surya Paloh.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPW GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia yang baru saja diberhentikan oleh Ketua Umum GPND, Martin Manurung, menilai ada kekuatan besar dalam keluarga besar Nasdem. Yakni kubu Surya Paloh dan kubu Harry Tanoesudibjo.

Menurut Rizky saat menjelang pelaksanaan Kongres partai dan pembukaan pendaftaran calon legislatif, gesekan kedua kubu itu kian kuat. Meski dengan tegas menyatakan GPND bersikap netral, selama ini yang berjalan sesuai mekanisme adalah cara kepemimpinan Harry Tanoesudibjo.

"Pak Surya kan tidak sesuai mekanisme. Sebetulnya kami dukung siapa saja, asal sesuai aturan dan mekanisme yang jelas," kata Rizky.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella dengan tegas membantah terjadi perpecahan dalam internal partai. Walaupun beberapa anggta GPND yang terlibat konflik menjabat dalam kepengurusan Partai Nasdem, menurut Rio, hal tersebut tidak mengganggu aktifitas dalam partai.

"Garda Pemuda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Nasdem. Kalaupun ada yang menjadi pengurus partai, tidak menimbulkan gejolak dalam internal partai," ujar Rio.

Tetapi Rio tidak mengelak jika terjadi dinamika politik dalam tubuh partai Nasdem. Sebagai parpol baru dan dipenuhi banyak kepala, ia menganggap dinamika tersebut sebagai hal yang wajar.

"Golkar saja ada banyak faksi, KNPI saja terbelah dua, PSSI juga terbelah. Itu hal yang wajar dalam organisasi," jelas Rio.

Keberadaan Faksi Surya Paloh dan Faksi Harry Tanoesudibjo, disebut Rio sengaja dimunculkan pihak-pihak tertentu untuk mengguncang Nasdem. Partai yang mengusung tema restorasi untuk perubahan itu memiliki mekanisme dalam pemilihan Ketua Umum partai.

Sehingga, lanjut Rio, tidak perlu diperdebatkan siapa yang akan terpilih menjadi Ketua Umum, sebab, siapapun yang terdaftar dalam Majelis Nasional Partai berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Pada kongres Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25 Januari nanti, rotasi kepengurusan itu, menurut Rio memang akan dilakukan.

Bahkan kabar yang beredar Hary Tanoe besok Senin petang akan menggelar konferensi pers guna menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dari partai.(rep/bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait NasDem

DPP NasDem Tolak Terima Honor Saksi Parpol
Nasdem Berharap MK Tolak Gugatan UU Pilpres
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Surya Paloh Tidak Niat Jadi Calon Presiden
NasDem Bilang Pemerintah Aceh Sakit Kronis
NasDem Sesalkan Insiden PA Vs PKS
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com