BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
PDIP Nyatakan Secara Resmi Sebagai Partai Pemerintah
SEMARANG, Berita HUKUM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi menyatakan peruba

MK: BUMN dan BHMN PT Merupakan Kepanjangan Tangan dari Negara
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi menolak seluruh permohonan pengujian materiil terhadap U

Pria Penghina Islam Ini 'Mewek' Saat Hakim Jatuhkan Hukuman
MALAYSIA, Berita HUKUM - Seorang supervisor situs konstruksi mendapat ganjaran penjara oleh Pengadil

Satgas Kizi TNI Tampil Bagian Proses Perdamaian di Afrika
AFRIKA, Berita HUKUM - Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/M

Pertagas Dukung Konversi BBM ke Gas dengan Bangun LNG Storage di Bali
JAKARTA, Berita HUKUM - Pertagas selaku anak usaha PT. Pertamina (Persero), akan membangun mini Liqu

Dewan Energi Nasional : Pembuatan Kilang Minyak bukan Soal Untung Rugi Tapi untuk Ketahanan Energi
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) 2014-2019, Prof. Syamsir Abduh, menginga

Wembley Tuan Rumah Piala Eropa 2020
LONDON, Berita HUKUM - Stadiun Wembley, London, akan menjadi tuan rumah final dan semifinal Piala Er

Inilah Hasil Reformasi Sejumlah Instansi Pemerintah
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah pimpinan instansi pemerintah, baik kementerian maupun lembaga pemer

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
PDIP Nyatakan Secara Resmi Sebagai Partai Pemerintah
MK: BUMN dan BHMN PT Merupakan Kepanjangan Tangan dari Negara
Pria Penghina Islam Ini 'Mewek' Saat Hakim Jatuhkan Hukuman
Satgas Kizi TNI Tampil Bagian Proses Perdamaian di Afrika
Pertagas Dukung Konversi BBM ke Gas dengan Bangun LNG Storage di Bali
Dewan Energi Nasional : Pembuatan Kilang Minyak bukan Soal Untung Rugi Tapi untuk Ketahanan Energi

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pertagas Dukung Konversi BBM ke Gas dengan Bangun LNG Storage di Bali
Dewan Energi Nasional : Pembuatan Kilang Minyak bukan Soal Untung Rugi Tapi untuk Ketahanan Energi
Lembaga Sandi Negara Benahi Sistem Pemulihan Aset Negara Berbasis Digital
Kementerian Lingkungan Didemo, PT Baramulti Tbk dan Tata Group Merusak Lingkungan
NCID: Jangan Lupa, yang Mengusulkan Kepala Daerah Dipilih oleh DPRD adalah Menterinya SBY
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Nasdem
2 Kubu Dalam Partai Nasdem, Benarkah Pecah?
Monday 21 Jan 2013 00:15:29
 
Harry Tanoesudibjo dan Surya Paloh.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPW GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia yang baru saja diberhentikan oleh Ketua Umum GPND, Martin Manurung, menilai ada kekuatan besar dalam keluarga besar Nasdem. Yakni kubu Surya Paloh dan kubu Harry Tanoesudibjo.

Menurut Rizky saat menjelang pelaksanaan Kongres partai dan pembukaan pendaftaran calon legislatif, gesekan kedua kubu itu kian kuat. Meski dengan tegas menyatakan GPND bersikap netral, selama ini yang berjalan sesuai mekanisme adalah cara kepemimpinan Harry Tanoesudibjo.

"Pak Surya kan tidak sesuai mekanisme. Sebetulnya kami dukung siapa saja, asal sesuai aturan dan mekanisme yang jelas," kata Rizky.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella dengan tegas membantah terjadi perpecahan dalam internal partai. Walaupun beberapa anggta GPND yang terlibat konflik menjabat dalam kepengurusan Partai Nasdem, menurut Rio, hal tersebut tidak mengganggu aktifitas dalam partai.

"Garda Pemuda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Nasdem. Kalaupun ada yang menjadi pengurus partai, tidak menimbulkan gejolak dalam internal partai," ujar Rio.

Tetapi Rio tidak mengelak jika terjadi dinamika politik dalam tubuh partai Nasdem. Sebagai parpol baru dan dipenuhi banyak kepala, ia menganggap dinamika tersebut sebagai hal yang wajar.

"Golkar saja ada banyak faksi, KNPI saja terbelah dua, PSSI juga terbelah. Itu hal yang wajar dalam organisasi," jelas Rio.

Keberadaan Faksi Surya Paloh dan Faksi Harry Tanoesudibjo, disebut Rio sengaja dimunculkan pihak-pihak tertentu untuk mengguncang Nasdem. Partai yang mengusung tema restorasi untuk perubahan itu memiliki mekanisme dalam pemilihan Ketua Umum partai.

Sehingga, lanjut Rio, tidak perlu diperdebatkan siapa yang akan terpilih menjadi Ketua Umum, sebab, siapapun yang terdaftar dalam Majelis Nasional Partai berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Pada kongres Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25 Januari nanti, rotasi kepengurusan itu, menurut Rio memang akan dilakukan.

Bahkan kabar yang beredar Hary Tanoe besok Senin petang akan menggelar konferensi pers guna menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dari partai.(rep/bhc/mdb)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait NasDem

DPP NasDem Tolak Terima Honor Saksi Parpol
Nasdem Berharap MK Tolak Gugatan UU Pilpres
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Surya Paloh Tidak Niat Jadi Calon Presiden
NasDem Bilang Pemerintah Aceh Sakit Kronis
NasDem Sesalkan Insiden PA Vs PKS
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com