Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Putusan Tim 9 Dinilai Berdasarkan Penafsiran
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsudin menilai rekomendasi yang disampaikan

Samsung Resmi Luncurkan Seri Galaxi A5 dan A3
JAKARTA, Berita HUKUM - Samsung Seri Galaxy A, yakni Galaxy A5 dan Galaxy A3 resmi diluncurkan di Ja

Tim Evaluasi Mabes TNI Kunjungi Satgas Indobatt di Lebanon Selatan
LEBANON, Berita HUKUM - Tim Evaluasi dari Mabes TNI terdiri dari Paban 4 Sops Ops Mabes TNI Kolonel

Soal Calon Kapolri, Presiden Jokowi: Ada Proses Hukum Yang Harus Kita Hormati
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait dengan proses pengangkatan calon Kepala Kepolisian Negara Republik I

Cara Unik Masyarakat Dukung KPK
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejak beberapa hari terakhir, dukungan masyarakat kepada Komisi Pemberantasa

Joe Taslim Brand Ambassador Baru Garnier Men Indonesia Gantikan Pasha 'Ungu'
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah band Ungu, kali ini Garnier Men memperkenalkan brand ambassador terb

Bank BNI 2014 Meraih Laba Bersih Rp 10,8 triliun atau Naik 19,1 Persen
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2014 kian menunjukan kiner

Maia Estianty Rayakan Ulang Tahun Bersama Kedua Anaknya
JAKARTA, Berita HUKUM - Maia Estianty merayakan ulang tahun ke-39 bersama kedua putranya El Rumi dan

   

  Berita Terkini >>
   
Putusan Tim 9 Dinilai Berdasarkan Penafsiran
Samsung Resmi Luncurkan Seri Galaxi A5 dan A3
Tim Evaluasi Mabes TNI Kunjungi Satgas Indobatt di Lebanon Selatan
Soal Calon Kapolri, Presiden Jokowi: Ada Proses Hukum Yang Harus Kita Hormati
Cara Unik Masyarakat Dukung KPK
Joe Taslim Brand Ambassador Baru Garnier Men Indonesia Gantikan Pasha 'Ungu'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Cara Unik Masyarakat Dukung KPK
Menteri ESDM Harus Keluarkan Juknis untuk Implementasi PP No.70 2009
Turning Target 25 Tahun Cemeti: Menafsir Jejak, Mengkritisi untuk Nanti
Kuasa Hukum BG Tuding, Tim 9 Bentukan Jokowi Anti Polri
Frost & Sullivan: Perkiraan 2015 Pertumbuhan Kendaraan Mencapai 1.268 Juta Unit
H. Rhoma Irama Siap Pimpin Partai Bulan Bintang

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Nasdem
2 Kubu Dalam Partai Nasdem, Benarkah Pecah?
Monday 21 Jan 2013 00:15:29
 
Harry Tanoesudibjo dan Surya Paloh.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPW GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia yang baru saja diberhentikan oleh Ketua Umum GPND, Martin Manurung, menilai ada kekuatan besar dalam keluarga besar Nasdem. Yakni kubu Surya Paloh dan kubu Harry Tanoesudibjo.

Menurut Rizky saat menjelang pelaksanaan Kongres partai dan pembukaan pendaftaran calon legislatif, gesekan kedua kubu itu kian kuat. Meski dengan tegas menyatakan GPND bersikap netral, selama ini yang berjalan sesuai mekanisme adalah cara kepemimpinan Harry Tanoesudibjo.

"Pak Surya kan tidak sesuai mekanisme. Sebetulnya kami dukung siapa saja, asal sesuai aturan dan mekanisme yang jelas," kata Rizky.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella dengan tegas membantah terjadi perpecahan dalam internal partai. Walaupun beberapa anggta GPND yang terlibat konflik menjabat dalam kepengurusan Partai Nasdem, menurut Rio, hal tersebut tidak mengganggu aktifitas dalam partai.

"Garda Pemuda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Nasdem. Kalaupun ada yang menjadi pengurus partai, tidak menimbulkan gejolak dalam internal partai," ujar Rio.

Tetapi Rio tidak mengelak jika terjadi dinamika politik dalam tubuh partai Nasdem. Sebagai parpol baru dan dipenuhi banyak kepala, ia menganggap dinamika tersebut sebagai hal yang wajar.

"Golkar saja ada banyak faksi, KNPI saja terbelah dua, PSSI juga terbelah. Itu hal yang wajar dalam organisasi," jelas Rio.

Keberadaan Faksi Surya Paloh dan Faksi Harry Tanoesudibjo, disebut Rio sengaja dimunculkan pihak-pihak tertentu untuk mengguncang Nasdem. Partai yang mengusung tema restorasi untuk perubahan itu memiliki mekanisme dalam pemilihan Ketua Umum partai.

Sehingga, lanjut Rio, tidak perlu diperdebatkan siapa yang akan terpilih menjadi Ketua Umum, sebab, siapapun yang terdaftar dalam Majelis Nasional Partai berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Pada kongres Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25 Januari nanti, rotasi kepengurusan itu, menurut Rio memang akan dilakukan.

Bahkan kabar yang beredar Hary Tanoe besok Senin petang akan menggelar konferensi pers guna menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dari partai.(rep/bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait NasDem

DPP NasDem Tolak Terima Honor Saksi Parpol
Nasdem Berharap MK Tolak Gugatan UU Pilpres
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Surya Paloh Tidak Niat Jadi Calon Presiden
NasDem Bilang Pemerintah Aceh Sakit Kronis
NasDem Sesalkan Insiden PA Vs PKS
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com