Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
KPK Tetapkan Gatot Gubernur Sumut Tersangka Suap Hakim PTUN Medan
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam pengembangan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terk

Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Peringatan Hari Bakti TNI AU ke-68
JAKARTA, Berita HUKUM - Komandan Wing 1 Paskhas Kolonel Pas Anis Nurwahyudi bertindak selaku inspekt

Pejabat Kehakiman Filipina Temui Kejagung Bahas Nasib Mary Jane
JAKARTA, Berita HUKUM - Pejabat Departemen Kehakiman Kementerian Luar Negeri Filipina menemui Jaksa

Tiga Prajurit Marinir Berhasil Meringkus Pelaku Penipuan
SURABAYA, Berita HUKUM - Aksi Tiga prajurit Marinir dari Batalyon Infanteri 5 Pasmar 1 Surabaya Kopd

Bukan Hanya Jerat dan Peluru yang Membuat Harimau Punah
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari ini adalah perayaan hari harimau sedunia, demi meningkatkan kepedulian

Kedua Kubu Partai Golkar Sepakat, Rekomendasi Calon Kepala Daerah Hanya dari Tim Sepuluh
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Tim Sepuluh Penjaringan Calon Kepala Daerah dari Partai Golkar, MS Hid

'Calon Pimpinan KPK Harus Bersih dari Kasus HAM'
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada hari Selasa siang (28/7), tepatnya pukul 15.00 Wib sore hari berlangsun

Hadirnya Pusat Kegiatan Masyarakat di Rusun Muara Baru Meningkatkan Kualitas Hidup Kaum Marginal
JAKARTA, Berita HUKUM - Didirikannya banyak rumah susun (Rusun) diperkotaan sebagai salah satu alter

   

  Berita Terkini >>
   
KPK Tetapkan Gatot Gubernur Sumut Tersangka Suap Hakim PTUN Medan
Lanud Halim Perdanakusuma Gelar Peringatan Hari Bakti TNI AU ke-68
Pejabat Kehakiman Filipina Temui Kejagung Bahas Nasib Mary Jane
Tiga Prajurit Marinir Berhasil Meringkus Pelaku Penipuan
Bukan Hanya Jerat dan Peluru yang Membuat Harimau Punah
Kedua Kubu Partai Golkar Sepakat, Rekomendasi Calon Kepala Daerah Hanya dari Tim Sepuluh

Untitled Document



  Berita Utama >
   
KPK Tetapkan Gatot Gubernur Sumut Tersangka Suap Hakim PTUN Medan
Pejabat Kehakiman Filipina Temui Kejagung Bahas Nasib Mary Jane
Kedua Kubu Partai Golkar Sepakat, Rekomendasi Calon Kepala Daerah Hanya dari Tim Sepuluh
OJK Beri Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat dan UMKM di Gorontalo
Laba BTN Meningkat Tajam 54,25% Semester I 2015
Diduga Korupsi Dana BLUD Puluhan Milyar, Kepala RSUD Labuang Baji Makassar Diperiksa Kejaksaan

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Nasdem
2 Kubu Dalam Partai Nasdem, Benarkah Pecah?
Monday 21 Jan 2013 00:15:29
 
Harry Tanoesudibjo dan Surya Paloh.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPW GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia yang baru saja diberhentikan oleh Ketua Umum GPND, Martin Manurung, menilai ada kekuatan besar dalam keluarga besar Nasdem. Yakni kubu Surya Paloh dan kubu Harry Tanoesudibjo.

Menurut Rizky saat menjelang pelaksanaan Kongres partai dan pembukaan pendaftaran calon legislatif, gesekan kedua kubu itu kian kuat. Meski dengan tegas menyatakan GPND bersikap netral, selama ini yang berjalan sesuai mekanisme adalah cara kepemimpinan Harry Tanoesudibjo.

"Pak Surya kan tidak sesuai mekanisme. Sebetulnya kami dukung siapa saja, asal sesuai aturan dan mekanisme yang jelas," kata Rizky.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella dengan tegas membantah terjadi perpecahan dalam internal partai. Walaupun beberapa anggta GPND yang terlibat konflik menjabat dalam kepengurusan Partai Nasdem, menurut Rio, hal tersebut tidak mengganggu aktifitas dalam partai.

"Garda Pemuda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Nasdem. Kalaupun ada yang menjadi pengurus partai, tidak menimbulkan gejolak dalam internal partai," ujar Rio.

Tetapi Rio tidak mengelak jika terjadi dinamika politik dalam tubuh partai Nasdem. Sebagai parpol baru dan dipenuhi banyak kepala, ia menganggap dinamika tersebut sebagai hal yang wajar.

"Golkar saja ada banyak faksi, KNPI saja terbelah dua, PSSI juga terbelah. Itu hal yang wajar dalam organisasi," jelas Rio.

Keberadaan Faksi Surya Paloh dan Faksi Harry Tanoesudibjo, disebut Rio sengaja dimunculkan pihak-pihak tertentu untuk mengguncang Nasdem. Partai yang mengusung tema restorasi untuk perubahan itu memiliki mekanisme dalam pemilihan Ketua Umum partai.

Sehingga, lanjut Rio, tidak perlu diperdebatkan siapa yang akan terpilih menjadi Ketua Umum, sebab, siapapun yang terdaftar dalam Majelis Nasional Partai berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Pada kongres Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25 Januari nanti, rotasi kepengurusan itu, menurut Rio memang akan dilakukan.

Bahkan kabar yang beredar Hary Tanoe besok Senin petang akan menggelar konferensi pers guna menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dari partai.(rep/bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait NasDem

DPP NasDem Tolak Terima Honor Saksi Parpol
Nasdem Berharap MK Tolak Gugatan UU Pilpres
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Surya Paloh Tidak Niat Jadi Calon Presiden
NasDem Bilang Pemerintah Aceh Sakit Kronis
NasDem Sesalkan Insiden PA Vs PKS
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com