Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Pertengahan 2015, Dana Desa Baru Terserap Sekitar 14 Persen
JAKARTA, Berita HUKUM - Sepekan lagi akan memasuki pertengahan tahun 2015 atau pas tengah semester,

Di Bundaran HI, Mahasiswa Ajak Masyarakat Hargai Hak Cipta dan Karya Seni Anak Bangsa
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan mahasiswa menyuarakan soal penghargaan terhadap seni berupa film dan

Haji Lulung Desak Bareskrim Periksa Ahok
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abraham Lungg

FIFA Tak Bisa Temui Tim Transisi Kemenpora
JAKARTA, Berita HUKUM - Keinginan tim Transisi bentukan Kemenpora untuk menemui FIFA dipastikan suli

Tembak-Menembak di Meksiko Tewaskan Puluhan Orang
MEKSIKO, Berita HUKUM - Sedikitnya 43 orang tewas dalam baku tembak antara pasukan keamanan dan geng

Wapres Perintahkan Kepala BNPB Bantu Tangani Pengungsi Rohingya
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla telah memerintahkan Kepala BNPB, Syamsul Maari

Milad 101 Tahun 'Aisyiyah dan Madrasah Perempuan Berkemajuan
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - ‘Aisyiyah, salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, menggelar hajatan t

Nistakan Agama, Dosen UI Ade Armando Dipolisikan
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang juga dosen komunikasi U

   

  Berita Terkini >>
   
Pertengahan 2015, Dana Desa Baru Terserap Sekitar 14 Persen
Di Bundaran HI, Mahasiswa Ajak Masyarakat Hargai Hak Cipta dan Karya Seni Anak Bangsa
Haji Lulung Desak Bareskrim Periksa Ahok
FIFA Tak Bisa Temui Tim Transisi Kemenpora
Tembak-Menembak di Meksiko Tewaskan Puluhan Orang
Wapres Perintahkan Kepala BNPB Bantu Tangani Pengungsi Rohingya

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pertengahan 2015, Dana Desa Baru Terserap Sekitar 14 Persen
Milad 101 Tahun 'Aisyiyah dan Madrasah Perempuan Berkemajuan
Nistakan Agama, Dosen UI Ade Armando Dipolisikan
OPM Tebar Teror, Menantang Perang Terbuka, Polri Siaga
Dialog Terbuka: 'Bubarkan Kantor Staf Kepresidenan, Bentuk Badan Relawan Nusantara'
Terkait Pengeroyokan Satpam USU, Wartawan Boikot Kampus USU

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
Nasdem
2 Kubu Dalam Partai Nasdem, Benarkah Pecah?
Monday 21 Jan 2013 00:15:29
 
Harry Tanoesudibjo dan Surya Paloh.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPW GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia yang baru saja diberhentikan oleh Ketua Umum GPND, Martin Manurung, menilai ada kekuatan besar dalam keluarga besar Nasdem. Yakni kubu Surya Paloh dan kubu Harry Tanoesudibjo.

Menurut Rizky saat menjelang pelaksanaan Kongres partai dan pembukaan pendaftaran calon legislatif, gesekan kedua kubu itu kian kuat. Meski dengan tegas menyatakan GPND bersikap netral, selama ini yang berjalan sesuai mekanisme adalah cara kepemimpinan Harry Tanoesudibjo.

"Pak Surya kan tidak sesuai mekanisme. Sebetulnya kami dukung siapa saja, asal sesuai aturan dan mekanisme yang jelas," kata Rizky.

Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella dengan tegas membantah terjadi perpecahan dalam internal partai. Walaupun beberapa anggta GPND yang terlibat konflik menjabat dalam kepengurusan Partai Nasdem, menurut Rio, hal tersebut tidak mengganggu aktifitas dalam partai.

"Garda Pemuda itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Nasdem. Kalaupun ada yang menjadi pengurus partai, tidak menimbulkan gejolak dalam internal partai," ujar Rio.

Tetapi Rio tidak mengelak jika terjadi dinamika politik dalam tubuh partai Nasdem. Sebagai parpol baru dan dipenuhi banyak kepala, ia menganggap dinamika tersebut sebagai hal yang wajar.

"Golkar saja ada banyak faksi, KNPI saja terbelah dua, PSSI juga terbelah. Itu hal yang wajar dalam organisasi," jelas Rio.

Keberadaan Faksi Surya Paloh dan Faksi Harry Tanoesudibjo, disebut Rio sengaja dimunculkan pihak-pihak tertentu untuk mengguncang Nasdem. Partai yang mengusung tema restorasi untuk perubahan itu memiliki mekanisme dalam pemilihan Ketua Umum partai.

Sehingga, lanjut Rio, tidak perlu diperdebatkan siapa yang akan terpilih menjadi Ketua Umum, sebab, siapapun yang terdaftar dalam Majelis Nasional Partai berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Pada kongres Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25 Januari nanti, rotasi kepengurusan itu, menurut Rio memang akan dilakukan.

Bahkan kabar yang beredar Hary Tanoe besok Senin petang akan menggelar konferensi pers guna menyampaikan keputusan pengunduran dirinya dari partai.(rep/bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait NasDem

DPP NasDem Tolak Terima Honor Saksi Parpol
Nasdem Berharap MK Tolak Gugatan UU Pilpres
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Surya Paloh Tidak Niat Jadi Calon Presiden
NasDem Bilang Pemerintah Aceh Sakit Kronis
NasDem Sesalkan Insiden PA Vs PKS
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com